About Me
- Syaima' Azure
- Bukan sesiapa, mencari yang terbaik dalam hidup, meneliti apa sahaja di muka bumi Allah untuk belajar menjadi Mukmin terbaik, InsyaAllah...
Perintis Ummah Links
-
-
Kolam hiasan8 years ago
-
Persediaan ke Padang Masyar9 years ago
-
Ubat Buasir HPA9 years ago
-
4 Gambar Sekolah Dulu-dulu9 years ago
-
The Drs In My House......10 years ago
-
SeMut MenCari RezeKi11 years ago
-
-
-
Travelog Haji13 years ago
-
-
PESANAN PADA DIRIKU14 years ago
-
Ulasan Wacana Peradaban : Tahaluf Siyasi15 years ago
-
-
Bersederhana dalam membenci15 years ago
-
rimbun keampunan15 years ago
-
Good Bye 2010.. Hello 201115 years ago
-
Naik15 years ago
-
-
Hadis ke 10 :Imam Nawawi15 years ago
-
-
-
SHOW YOUR CONCERN!16 years ago
-
alhamdulillah...16 years ago
-
-
Berpindah17 years ago
-
Quran Syamil Harfiah17 years ago
-
Mengapa Yahudi Bijak?17 years ago
-
Siap Nikah atau (sekedar) Ingin Nikah?17 years ago
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
Powered by Blogger.
Categories
- akhlaq (5)
- akidah (1)
- copy n paste (35)
- Dakwah (24)
- discussion (13)
- family (6)
- fiqh (4)
- fiqh solat (2)
- fiqh soum (2)
- food info (12)
- Iman (10)
- Islamic World (1)
- jihad ekonomi (8)
- jiwa (4)
- kehidupan (5)
- motivation (3)
- Nasyid Jihad (16)
- news outbreak (6)
- own mind (59)
- pengalaman (11)
- perubatan (1)
- rumahtangga (5)
- sharing is caring (18)
- sirah tokoh (8)
- sunnah (2)
- taqwa (19)
- Tarbiyah (77)
- tarbiyyah (1)
- tsaqafah (20)
- ukhuwwah (2)
- Ulasan Buku (8)
- usahawan (3)
- video (1)
- wanita (5)
Followers
Your Opinion?
Foot Steps
Subscribe
Powered By
Blogger Template From:
Free Blogger Skins
Friday, December 05, 2008
My F-Day???
Bismillahi Walhamdulillah...
Weekends cuti, jadual memang penuh. Alhamdulillah, Allah masih sudi memberiku ruang untuk mengislahkan diri dan haraki. Banyak perkara yang aku pelajari, tak kira baik atau buruk, gembira atau sedih, letih dan penat. Kita tidak bercakap tentang kepayahan...tapi kita bercakap tentang NILAI sesuatu liqo' atau aktiviti. Bak kata seorang ikhwah, pertemuan dengan akhawat/ikhwah merupakan satu pertemuan yang mahal. Memang seronok berkumpul dengan family. tapi berkumpul dengan ikhwah AU akhawat adalah suatu yang tak dapat dibanding nilainya...Subhanallah...
Untuk aktiviti hari ni...Minta doakan moga semuanya berjalan lancar.
Sekarang sedang mencari bilik sewa. Area Petaling jaya. Jika ada pembaca yang mempunyai maklumat, bolehla kemukakan dlm ruangan comments, atau terus email kepada muslimah_lazuardi@yahoo.com
Jazakumullahu khairan katsiran
Weekends cuti, jadual memang penuh. Alhamdulillah, Allah masih sudi memberiku ruang untuk mengislahkan diri dan haraki. Banyak perkara yang aku pelajari, tak kira baik atau buruk, gembira atau sedih, letih dan penat. Kita tidak bercakap tentang kepayahan...tapi kita bercakap tentang NILAI sesuatu liqo' atau aktiviti. Bak kata seorang ikhwah, pertemuan dengan akhawat/ikhwah merupakan satu pertemuan yang mahal. Memang seronok berkumpul dengan family. tapi berkumpul dengan ikhwah AU akhawat adalah suatu yang tak dapat dibanding nilainya...Subhanallah...
Untuk aktiviti hari ni...Minta doakan moga semuanya berjalan lancar.
Sekarang sedang mencari bilik sewa. Area Petaling jaya. Jika ada pembaca yang mempunyai maklumat, bolehla kemukakan dlm ruangan comments, atau terus email kepada muslimah_lazuardi@yahoo.com
Jazakumullahu khairan katsiran
Wednesday, November 26, 2008
SEMANGAT WAJA

Pemuda, pemudi tanam semangat waja
Tegakkan kebenaran di dunia yang banyak noda
Tiupkan ruh Islam yang sangat mulia
Memanjangkan ke seluruh pelusuk buana
Menyelamatkan Islam kerja kami
Di jalan Allah hidup kami
Di jalan Allah…
Di jalan Allah kami mati
Kami tak gentar tekad hati
Ya Allah…
Membela kebenaran marilah berjuang
Membangunkan Islam walau ditentang
Sejarah keagungannya yang sangat gemilang
Biar ianya bangun berulang
Ya Allah…
Selamatkan kami
Kami tak rela Islam dihina-hina
Bangunkan segera orang yang masih lena
Kembangkan Islam ke seluruh dunia
Seperti salafus soleh yang banyak jasa
Theme
Nasyid Jihad
Tuesday, November 11, 2008
Obamaphoria, Zionis dan Krisis Global (1)
Assalamualaikum wbt...
Dalam keresahan meniti hari-hari selepas kenaikan Obama, aku sedikit gusar atas kemenangan ini. Masakan tidak, hasil pembacaan memberi respon bahawa Obama lebih membawa 'kedahsyatan' kepada dunia Islam. Tiba-tiba terbersit rasa risau dalam hati. Ya, mungkin orang akan berkata buat apa aku yang sibuk-sibuk, dia Presiden US, bukan Perdana Menteri Malaysia!
Subahanallah, ingatlah bahawa semua Mukmin itu bersaudara. Dalam satu hadis riwayat Bukhari dn Muslim,
"Dari Abu Hamzah Anas bin Malik ra. pelayan Rasulullah bahawa Rasulullah SAW bersabda, Tidak dikatakan beriman seseorang di antara kalian sehingga dia mencintai saudaranya sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri..."
Hadis ni yang kami dok hafal dalam program. Hadis ke-13 dari Matan Arbai'en An-Nawawi. Bahkan kriteria hadis ini memang diterapkan dalam jiwa sanubari sehingga terbit perasaan itsar dan saling berlapang dada dengan saudara seiman. Apatah lagi kesensitifan jiwa apabila melihat saudara sendiri berada dalam keadaan bahaya atau kesusahan?
Dalam kepayahan mendapat line dari "USMHotspot" yang kadang-kadang ada, kadang-kadang takda kat desa Saujana ni, perlu juga aku berusaha masuk laman web-laman web yang mampu memberikan aku berita-berita yang sahih, bukan sekadar 'mengampu'...
Semoga Allah menyelamatkan umat Islam dari kezaliman penguasa yang zalim. Berdoalah dalam solat-solat malam kalian. Sematkan Al-Qur'an dalam hati, bukan hanya sekadar perkataan di mulut. Aku bertanya pada Ummu Muhaymin hari ni... apa yang boleh kita bantu mereka ya?
Di bawah ini adalah petikan artikel dari www.eramuslim.com. Wallahu a'laam.
_____________________________
Amerika telah memilih Barack Hussein Obama akhirnya terpilih sebagai Presiden AS ke-44, setelah dalam pemilu kemarin mengalahkan kandidat dari Partai Republik, Senator John McCain, dengan cukup telak. Obama merupakan presiden kulit hitam pertama di negeri yang mengklaim sebagai pengawal demokrasi dunia.
Kemenangan Obama disambut dengan sangat meriah tidak saja di dalam negeri, namun nyaris di seluruh dunia. Indonesia sebagai negeri di mana Obama pernah beberapa tahun menikmati masa kecilnya pun tidak ketinggalan tenggelam dalam histeria Obamaphoria. Berbagai acara mendukung dan menyambut Obama digelar, dari yang diadakan di pusat-pusat perbelanjaan, hingga di sekolah dasar daerah Menteng, Jakarta Pusat, di mana Obama pernah sekolah kurang dari dua tahun. Bahkan ada yang sampai menggelar acara doa bersama bagi Obama.
Obamaphoria dianggap sesuatu yang wajar, mengingat dunia sudah sedemikian jenuh dengan kesombongan politik luar negeri AS selama delapan tahun terakhir yang dipimpin George Walker Bush. Banyak kalangan, juga tokoh-tokoh Islam, mengharapkan AS bisa berubah di tangan pemimpin yang baru ini. Bahkan ada tokoh di negeri ini yang menyatakan sikap AS akan bisa lebih bersahabat dengan Indonesia, membantu perekonomian Indonesia, karena Obama pernah tinggal di negeri ini, walau sebentar. Harapan seperti ini boleh-boleh saja, walau cenderung utopis.
Kemenangan aktivis kemanusiaan berusia 47 tahun ini juga sebentar lagi bisa saja disabot oleh elit beberapa partai politik di Indonesia dengan menyatakan, “Barack Obama adalah inspirasi munculnya pemimpin muda, di bawah usia 50 tahun, yang sudah saatnya memimpin Indonesia. Berilah kami kesempatan untuk itu!” Orang-orang seperti ini melupakan pelajaran dasar sosiologi yang mengatakan, “Tidak ada kemenangan atau kenikmatan yang bisa diperoleh tanpa perjuangan.”
Melihat dengan Kritis
Reaksi dunia menyambut kemenangan seorang Obama dimana berbagai harapan besar dialamatkan kepadanya patut dilihat dengan kacamata yang jernih dan adil. Apakah benar seorang Obama akan bisa mengubah sifat politik luar negeri AS yang selama ini sangat menguntungkan gerakan Zionisme Internasional, sangat imperialistik, menjadi sikap politik luar negeri yang lebih berkeadilan dan tidak egois.
Jauh-jauh hari, di awal tahun 2000-an, Ustadz Rahmat Abdullah telah memberi tausiyah terkait kepemimpinan di AS. Beliau yang suka sekali dengan fabel atau perumpamaan dengan kisah-kisah binatang dalam tausiyah-tausiyahnya, menyatakan, “Kita tidak bisa terlalu berharap pada perubahan kepemimpinan di AS. Tidak akan pernah ada seorang calon presiden di negeri tersebut yang bisa tampil tanpa membawa restu dari lobi Yahudi yang sangat dominan di AS. Siapa pun presidennya, bahkan jika seekor monyet yang jadi Presiden AS, maka Amerika Serikat akan tetap seperti itu, tidak akan pernah berubah.”
Adalah fakta yang tidak bisa dibantah jika Obama mendapat dukungan dari lobi Zionis-Yahudi AS. Demikian pula dengan John McCain. Dan Obama pun dalam masa kampanyenya telah berkali-kali menyatakan dirinya akan selalu membela dan mengutamakan Zionis-Israel sampai kapan pun.
“Saya berjanji kepada Anda bahwa saya akan melakukan apapun yang saya bisa dalam kapasitas apapun untuk tidak hanya menjamin kemanan Israel tapi juga menjamin bahwa rakyat Israel bisa maju dan makmur dan mewujudkan banyak mimpi yang dibuat 60 tahun lalu,” kata Obama dalam sebuah acara yang disponsori oleh Kedutaan Besar Israel di Washington untuk menghormati hari jadi negara Israel yang ke-60.
Amerika Serikat adalah Israel besar dan Israel adalah Amerika Serikat kecil. Fakta ini sudah diketahui semua pengamat internasional dan dunia akademis. Proses kelahiran negara AS pun sesungguhnya dinisbahkan untuk melayani kepentingan Yahudi Internasional (baca Eramuslim Digest edisi ‘The New Jerusalem: The Secret History of America’). Lobi Yahudi menguasai seluruh sektor vital di AS. Bahkan (alm) Letjend (Pur) ZA. Maulani mencatat jika sejak masa Presiden Bill Clinton, seluruh posisi kunci di Kementerian Luar Negeri AS dipegang oleh Yahudi Radikal laki-laki, di pimpin oleh seorang—satu-satunya—perempuan Yahudi Radikal bernama Madelaine Albright.
Sebab itu, seperti yang telah dikatakan Ust. Rahmat Abdullah, siapa pun presidennya dan sampai kapan pun, AS akan tetap berkiblat dan berkhidmat kepada kepentingan Zionis Internasional. Adalah mustahil mengharapkan AS bisa bersahabat secara murni dengan Dunia Islam. Kenyataannya malah banyak raja dan bangsawan Arab yang menjual Islam untuk bisa bersahabat dengan Zionis AS. Hal inilah yang bisa menjelaskan mengapa resto McDonald’s yang merupakan salah satu perusahaan donatur terbesar Zionis-Israel (silakan klik www.inminds.co.uk) bisa mendirikan gerainya di Tanah Suci Mekkah. Atau mengapa Pangeran Walid dari Saudi bisa menjadi Komisaris dari perusahaan Yahudi bernama City Grou
Dalam keresahan meniti hari-hari selepas kenaikan Obama, aku sedikit gusar atas kemenangan ini. Masakan tidak, hasil pembacaan memberi respon bahawa Obama lebih membawa 'kedahsyatan' kepada dunia Islam. Tiba-tiba terbersit rasa risau dalam hati. Ya, mungkin orang akan berkata buat apa aku yang sibuk-sibuk, dia Presiden US, bukan Perdana Menteri Malaysia!
Subahanallah, ingatlah bahawa semua Mukmin itu bersaudara. Dalam satu hadis riwayat Bukhari dn Muslim,
"Dari Abu Hamzah Anas bin Malik ra. pelayan Rasulullah bahawa Rasulullah SAW bersabda, Tidak dikatakan beriman seseorang di antara kalian sehingga dia mencintai saudaranya sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri..."
Hadis ni yang kami dok hafal dalam program. Hadis ke-13 dari Matan Arbai'en An-Nawawi. Bahkan kriteria hadis ini memang diterapkan dalam jiwa sanubari sehingga terbit perasaan itsar dan saling berlapang dada dengan saudara seiman. Apatah lagi kesensitifan jiwa apabila melihat saudara sendiri berada dalam keadaan bahaya atau kesusahan?
Dalam kepayahan mendapat line dari "USMHotspot" yang kadang-kadang ada, kadang-kadang takda kat desa Saujana ni, perlu juga aku berusaha masuk laman web-laman web yang mampu memberikan aku berita-berita yang sahih, bukan sekadar 'mengampu'...
Semoga Allah menyelamatkan umat Islam dari kezaliman penguasa yang zalim. Berdoalah dalam solat-solat malam kalian. Sematkan Al-Qur'an dalam hati, bukan hanya sekadar perkataan di mulut. Aku bertanya pada Ummu Muhaymin hari ni... apa yang boleh kita bantu mereka ya?
Di bawah ini adalah petikan artikel dari www.eramuslim.com. Wallahu a'laam.
_____________________________
Amerika telah memilih Barack Hussein Obama akhirnya terpilih sebagai Presiden AS ke-44, setelah dalam pemilu kemarin mengalahkan kandidat dari Partai Republik, Senator John McCain, dengan cukup telak. Obama merupakan presiden kulit hitam pertama di negeri yang mengklaim sebagai pengawal demokrasi dunia.
Kemenangan Obama disambut dengan sangat meriah tidak saja di dalam negeri, namun nyaris di seluruh dunia. Indonesia sebagai negeri di mana Obama pernah beberapa tahun menikmati masa kecilnya pun tidak ketinggalan tenggelam dalam histeria Obamaphoria. Berbagai acara mendukung dan menyambut Obama digelar, dari yang diadakan di pusat-pusat perbelanjaan, hingga di sekolah dasar daerah Menteng, Jakarta Pusat, di mana Obama pernah sekolah kurang dari dua tahun. Bahkan ada yang sampai menggelar acara doa bersama bagi Obama.
Obamaphoria dianggap sesuatu yang wajar, mengingat dunia sudah sedemikian jenuh dengan kesombongan politik luar negeri AS selama delapan tahun terakhir yang dipimpin George Walker Bush. Banyak kalangan, juga tokoh-tokoh Islam, mengharapkan AS bisa berubah di tangan pemimpin yang baru ini. Bahkan ada tokoh di negeri ini yang menyatakan sikap AS akan bisa lebih bersahabat dengan Indonesia, membantu perekonomian Indonesia, karena Obama pernah tinggal di negeri ini, walau sebentar. Harapan seperti ini boleh-boleh saja, walau cenderung utopis.
Kemenangan aktivis kemanusiaan berusia 47 tahun ini juga sebentar lagi bisa saja disabot oleh elit beberapa partai politik di Indonesia dengan menyatakan, “Barack Obama adalah inspirasi munculnya pemimpin muda, di bawah usia 50 tahun, yang sudah saatnya memimpin Indonesia. Berilah kami kesempatan untuk itu!” Orang-orang seperti ini melupakan pelajaran dasar sosiologi yang mengatakan, “Tidak ada kemenangan atau kenikmatan yang bisa diperoleh tanpa perjuangan.”
Melihat dengan Kritis
Reaksi dunia menyambut kemenangan seorang Obama dimana berbagai harapan besar dialamatkan kepadanya patut dilihat dengan kacamata yang jernih dan adil. Apakah benar seorang Obama akan bisa mengubah sifat politik luar negeri AS yang selama ini sangat menguntungkan gerakan Zionisme Internasional, sangat imperialistik, menjadi sikap politik luar negeri yang lebih berkeadilan dan tidak egois.
Jauh-jauh hari, di awal tahun 2000-an, Ustadz Rahmat Abdullah telah memberi tausiyah terkait kepemimpinan di AS. Beliau yang suka sekali dengan fabel atau perumpamaan dengan kisah-kisah binatang dalam tausiyah-tausiyahnya, menyatakan, “Kita tidak bisa terlalu berharap pada perubahan kepemimpinan di AS. Tidak akan pernah ada seorang calon presiden di negeri tersebut yang bisa tampil tanpa membawa restu dari lobi Yahudi yang sangat dominan di AS. Siapa pun presidennya, bahkan jika seekor monyet yang jadi Presiden AS, maka Amerika Serikat akan tetap seperti itu, tidak akan pernah berubah.”
Adalah fakta yang tidak bisa dibantah jika Obama mendapat dukungan dari lobi Zionis-Yahudi AS. Demikian pula dengan John McCain. Dan Obama pun dalam masa kampanyenya telah berkali-kali menyatakan dirinya akan selalu membela dan mengutamakan Zionis-Israel sampai kapan pun.
“Saya berjanji kepada Anda bahwa saya akan melakukan apapun yang saya bisa dalam kapasitas apapun untuk tidak hanya menjamin kemanan Israel tapi juga menjamin bahwa rakyat Israel bisa maju dan makmur dan mewujudkan banyak mimpi yang dibuat 60 tahun lalu,” kata Obama dalam sebuah acara yang disponsori oleh Kedutaan Besar Israel di Washington untuk menghormati hari jadi negara Israel yang ke-60.
Amerika Serikat adalah Israel besar dan Israel adalah Amerika Serikat kecil. Fakta ini sudah diketahui semua pengamat internasional dan dunia akademis. Proses kelahiran negara AS pun sesungguhnya dinisbahkan untuk melayani kepentingan Yahudi Internasional (baca Eramuslim Digest edisi ‘The New Jerusalem: The Secret History of America’). Lobi Yahudi menguasai seluruh sektor vital di AS. Bahkan (alm) Letjend (Pur) ZA. Maulani mencatat jika sejak masa Presiden Bill Clinton, seluruh posisi kunci di Kementerian Luar Negeri AS dipegang oleh Yahudi Radikal laki-laki, di pimpin oleh seorang—satu-satunya—perempuan Yahudi Radikal bernama Madelaine Albright.
Sebab itu, seperti yang telah dikatakan Ust. Rahmat Abdullah, siapa pun presidennya dan sampai kapan pun, AS akan tetap berkiblat dan berkhidmat kepada kepentingan Zionis Internasional. Adalah mustahil mengharapkan AS bisa bersahabat secara murni dengan Dunia Islam. Kenyataannya malah banyak raja dan bangsawan Arab yang menjual Islam untuk bisa bersahabat dengan Zionis AS. Hal inilah yang bisa menjelaskan mengapa resto McDonald’s yang merupakan salah satu perusahaan donatur terbesar Zionis-Israel (silakan klik www.inminds.co.uk) bisa mendirikan gerainya di Tanah Suci Mekkah. Atau mengapa Pangeran Walid dari Saudi bisa menjadi Komisaris dari perusahaan Yahudi bernama City Grou
Theme
discussion,
Islamic World
Sunday, November 09, 2008
US Muslims See Hope in Obama
Bismillahi Walhamdulillah...
US election recenlty saw victory on Barack Obama, the first black US President. Many are overjoyed through his winning, including leaders in the Middle East. Well, i scrolled down the islamonline.net news to see the US Muslims response, as they will be the first who will 'feel' the change... Wallahu a'laam
______________________
______________
What's the feeling of change for us?
.....
US election recenlty saw victory on Barack Obama, the first black US President. Many are overjoyed through his winning, including leaders in the Middle East. Well, i scrolled down the islamonline.net news to see the US Muslims response, as they will be the first who will 'feel' the change... Wallahu a'laam
______________________
______________
What's the feeling of change for us?
.....
Theme
discussion,
Tarbiyah
Yusuf Estes- Dakwah Seminar
Dear brother/sister in Islam,
You are cordially invited to attend this programme:
DA’WAH TRAINING SEMINAR
Date: Sunday, 16 November 2008
Time: 8.30AM – 1.30PM
Venue: Dewan Kuliah G, Bangunan Sains Komputer,
Across the road next to Masjid Al Malik Khalid,
USM, Penang
Conducted by: Sheikh Yusuf Estes (from Texas, USA )
[www.islamtomorrow.com]
Fee: RM20.00 per participant
Organised by: IPSI [www.ipsi.com.my] & Pusat Islam, USM
Closing date for registration: Wednesday, 12 November (for IPSI)
Friday, 14 November (for USM)
Kindly contact Haji Kamarudin at 019 411 5665 or e-mail ipsi7@streamyx.com for further details and registration. You are advised to register early as seats are limited to only 200 participants. No new registration will be entertained on the day of the seminar.
Please forward this notice to as many Muslims you know.
Jazakallah.
You are cordially invited to attend this programme:
DA’WAH TRAINING SEMINAR
Date: Sunday, 16 November 2008
Time: 8.30AM – 1.30PM
Venue: Dewan Kuliah G, Bangunan Sains Komputer,
Across the road next to Masjid Al Malik Khalid,
USM, Penang
Conducted by: Sheikh Yusuf Estes (from Texas, USA )
[www.islamtomorrow.com]
Fee: RM20.00 per participant
Organised by: IPSI [www.ipsi.com.my] & Pusat Islam, USM
Closing date for registration: Wednesday, 12 November (for IPSI)
Friday, 14 November (for USM)
Kindly contact Haji Kamarudin at 019 411 5665 or e-mail ipsi7@streamyx.com for further details and registration. You are advised to register early as seats are limited to only 200 participants. No new registration will be entertained on the day of the seminar.
Please forward this notice to as many Muslims you know.
Jazakallah.
Theme
Dakwah,
discussion
Subscribe to:
Posts (Atom)
Text Area
Album : Ini Langkahku
Munsyid : Shoutul Harokah
Kami sadari jalan ini kan penuh onak dan duri
Aral menghadang dan kezhaliman yang akan kami hadapi
Kami relakan jua serahkan dengan tekad di hati
Jasad ini, darah ini sepenuh ridho Illahi
Kami adalah panah-panah terbujur
Yang siap dilepaskan dari busur
Tuju sasaran, siapapun pemanahnya
Kami adalah pedang-pedang terhunus
Yang siap terayun menebas musuh
Tiada peduli siapapun pemegangnya
Asalkan ikhlas di hati tuk hanya ridho Illahi Robbi...
Kami adalah tombak-tombak berjajar
Yang siap di lontarkan dan menghujam
Menembus dada, lantakkan keangkuhan
Kami adalah butir-butir peluru
Yang siap ditembakkan dan melaju
Dan mengoyak, menumbang kezhaliman
Asalkan ikhlas di hati tuk jumpa wajah Illahi Rabbi...
Kami adalah mata pena yang tajam
Yang siap menuliskan kebenaran
Tanpa ragu ungkapkan keadilan
Kami pisau belati yang slalu tajam
Bak kesabaran yang tak pernah padam
Tuk arungi da'wah ini jalan panjang
Asalkan ikhlas di hati menuju jannah Illahi Robbi...
Munsyid : Shoutul Harokah
Kami sadari jalan ini kan penuh onak dan duri
Aral menghadang dan kezhaliman yang akan kami hadapi
Kami relakan jua serahkan dengan tekad di hati
Jasad ini, darah ini sepenuh ridho Illahi
Kami adalah panah-panah terbujur
Yang siap dilepaskan dari busur
Tuju sasaran, siapapun pemanahnya
Kami adalah pedang-pedang terhunus
Yang siap terayun menebas musuh
Tiada peduli siapapun pemegangnya
Asalkan ikhlas di hati tuk hanya ridho Illahi Robbi...
Kami adalah tombak-tombak berjajar
Yang siap di lontarkan dan menghujam
Menembus dada, lantakkan keangkuhan
Kami adalah butir-butir peluru
Yang siap ditembakkan dan melaju
Dan mengoyak, menumbang kezhaliman
Asalkan ikhlas di hati tuk jumpa wajah Illahi Rabbi...
Kami adalah mata pena yang tajam
Yang siap menuliskan kebenaran
Tanpa ragu ungkapkan keadilan
Kami pisau belati yang slalu tajam
Bak kesabaran yang tak pernah padam
Tuk arungi da'wah ini jalan panjang
Asalkan ikhlas di hati menuju jannah Illahi Robbi...